Desa Ambengan kembali berinovasi dalam pengembangan objek wisata alamnya, baik itu air terjun, kolam renang maupun wahana tubing. Salah satunya Kelompok gatep lawas mengubah saluran irigasi subak yang dimanfataakan untuk mengairi persawahan. Kini disulap menjadi wahana tubing yang dapat memacu adrenalin.
Singaraja, Objek wisata gatep lawas terletak di atas bukit Dusun Pebantenan, Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada. Jarak yang tempuh dari jalan raya menuju objek wisata ini cukup jauh namun semua terbayar dengan pemandangan indah yang disajikan. Untuk memasuki objek wisata ini, pengunjung dikenakan tiket sebesar 10 ribu rupiah. Jika pengunjung ingin mencoba wahana tubing maka harus membayar sebesar 20 ribu rupiah.
Bendahara Kelompok Gatep Lawas, Ketut Nabi disela-sela menjaga objek wisata Sabtu (01/05) mengungkapkan selama masa pandemi covid-19, objek wisata gatep lawas mengalami penurunan pengunjung. “sebelum masa pandemi pengunjung yang datang ke gatep lawas bisa mencapai dua ratus orang, namun sejak di tetapkan PSBB pengunjung yang datang hanya mencapai puluhan orang saja,” ujarnya.
Ketut Nabi menambahkan objek wisata gatep lawas dikelola kelompoknya dibawah naungan Bumdes desa Ambengan serta Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL). Pembuatan juga merupakan bantuan dari BPSKL dan Bank Pesona. “Recana kedepan kami akan menambahkan anjungan sebagai spot swafoto, rumah pohon, dan ayunan,” ungkapnya.
Salah satu pengujung Made Widiarsa mengaku sudah dua kali berkunjung ke objek wisata gatep lawas untuk menguji adrenalinnya dalam menikmati wahana tubing.”menurut saya wahana tubing itu bagus sekali untuk memacu adrenalin, saya harap rintangan dari wahana tubing ini ditambah agar lebih menantang.” ungkapnya.
Untuk diketahui objek wisata gatep lawas sudah dibangun sejak awal bulan september lalu. Jalur wahana tubing memiliki panjang 625 meter yang dapat ditempuh sekitar 10-15 menit. (DNU/THA)
Discussion about this post